Kain geotekstil tenunan dan geotekstil bukan tenunan termasuk dalam kategori geotekstil yang sama, yaitu kain permeabel yang sering digunakan dalam bidang teknik dan konstruksi untuk menyaring, memisahkan, memperkuat, mengeringkan atau melindungi tanah.
Kain geotekstil tenun memiliki serat tunggal yang panjang seragam dan kuat, sehingga cocok untuk proyek konstruksi yang memerlukan stabilitas tanah, seperti tempat parkir mobil dan pembangunan jalan. Kain geotekstil tenun tahan terhadap degradasi UV dan lebih cocok untuk aplikasi jangka panjang.
Cara paling mudah untuk membedakan kedua jenis geotekstil ini adalah dengan memeriksa elongasinya. Secara umum geotekstil non woven memiliki elongasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan geotekstil kain woven. Spesifikasi untuk geotekstil bukan tenunan mencakup tingkat pemanjangan lebih dari 50 persen, sedangkan geotekstil tenun biasanya memiliki tingkat pemanjangan serendah 5 persen dan 25 persen.
TDS kain geotekstil tenun
Milik | Metode Tes | Satuan | PPWGT500 |
Kekuatan Tarik Lebar Lebar | |||
MD@Ultimate | ASTM D4595 | pon/dalam(KN/m) | 90 |
CD@Ultimate | ASTM D4595 | pon/dalam(KN/m) | 105 |
Perpanjangan Tarik Lebar Lebar | |||
MD | ASTM D4595 | % | 20 (maks) |
CD | ASTM D4595 | % | 20 (maks) |
Faktor Kekuatan Jahitan | ASTM D4595 | pon/dalam(KN/m) | 400(70) |
Tusukan CBR | ASTM D6241 | pon(N) | 2000(8900) |
Ukuran Pembukaan Jelas (AOS) | ASTM D4751 | Mm (A.S. Saringan) | 0,43(40) |
Laju Aliran Air | ASTM D4491 | l/mnt/m2(gpm/ft2) | 1500 |
Resistensi UV % Dipertahankan pada 500 jam | ASTM D4355 | % | 90 |
Properti Fisik | |||
Daerah | ASTM D5261 | g/m2(oz/yd2) | 500 gram |
(1) Kain tenun geotekstil dapat digunakan sebagai lapisan isolasi antara pemberat jalan dan dasar jalan, atau antara dasar jalan dan dasar lunak.
(2) Geotekstil anyaman juga dapat digunakan sebagai lapisan isolasi antara timbunan buatan, tumpukan batu atau bidang material dan pondasi, isolasi antara lapisan permafrost yang berbeda, anti-filtrasi dan efek penguat.
(3) Lapisan isolasi geotekstil anyaman antara jalan, bandara, terak kereta api dan tumpukan batuan buatan serta pondasi.
(4) Kain geotekstil tenun digunakan untuk memperkuat pondasi lemah pada proyek jalan raya (termasuk jalan sementara), rel kereta api, tanggul, bendungan tanah dan batu, bandar udara, lapangan olah raga dan sebagainya.